Desa Kinarum merupakan desa yang berada di Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Secara administratif, Desa Kinarum berbatasan dengan Desa Marindi dan Desa Mangkupum di sebelah utara, Desa Pangelak di sebelah selatan, Desa Aniungan dan Desa Samurangau serta wilayah Kabupaten Balangan dan Muara Komam di sebelah timur, dan Desa Bongkang di sebelah barat. Luas wilayah Desa Kinarum tercatat sebesar 6.555,92 hektare.
Dari kondisi penggunaan lahannya, wilayah Desa Kinarum didominasi oleh kawasan hutan, dengan luas tercatat sekitar 2.910 hektare, yang terdiri atas hutan lindung, hutan produksi, dan kawasan suaka margasatwa. Selain itu terdapat perkebunan perorangan seluas 1.252 hektare, tanah kering sekitar 138,1 hektare, serta sawah tadah hujan seluas 4 hektare. Lahan untuk fasilitas umum tercatat sekitar 13,5 hektare.
Kondisi iklim Desa Kinarum dengan curah hujan 1,5 mm, jumlah bulan hujan sekitar 4 bulan, suhu rata-rata harian 30°C, serta ketinggian tempat yang tercatat sekitar 65-500 mdpl. Jenis tanah sebagian besar berwarna abu-abu dengan tekstur lempungan, sedangkan tingkat kemiringan tanah tercatat sekitar 5 derajat.
Secara topografi, data profil mencatat adanya wilayah dataran rendah, wilayah berbukit-bukit, dan kawasan aliran sungai. Desa Kinarum juga tercatat memiliki kawasan wisata seluas 4 hektare, serta berada pada wilayah yang berbatasan dengan provinsi dan kabupaten lain. Jarak Desa Kinarum ke ibu kota Kecamatan Upau sekitar 4 km, ke ibu kota Kabupaten Tabalong sekitar 35 km, dan ke ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan sekitar 265 km.
Sumber daya air Desa Kinarum terdiri atas sungai dan mata air dengan debit yang tercatat dalam kategori sedang. Terdapat 4 sungai, serta sumber air bersih berupa sumur gali, sungai, dan Pamsimas. Pamsimas tercatat sebanyak 2 unit dan dimanfaatkan oleh sekitar 290 KK. Data juga mencatat adanya kondisi sungai yang tercemar dan keruh, meskipun pada bagian lain sungai juga dicatat memenuhi baku mutu air.
Dari sisi potensi alam, Desa Kinarum memiliki sumber daya berupa hutan, lahan pertanian dan perkebunan, dan sumber air Serta air terjun seluas 4 hektare sebagai salah satu potensi wisata desa.